Silaturahmi Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo dengan Warga Ponorogo di Jabodetabek

IKASMAZA menghadiri acara silaturahmi antara Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo dengan warga Ponorogo di Jabodetabek yang diselenggarakan oleh Paguyuban Warga Ponorogo (PAWARGO) Jabodetabek pada Sabtu, 27 Nopember 2021 jam 19.00 bertempat di Anjungan Jawa Timur – TMII, sekaligus pengukuhan kepengurusan PAWARGO oleh Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M.

Terdapat beberapa anggota IKASMAZA yang tergabung di dalam kepengurusan PAWARGO diantaranya :

  • DR. Ir. Luluk Sumiarso Msc (1970) – Penasehat
  • Ir. Abimanyu Suyoso (1972) – Penasehat
  • Suparno (Nojeng) (1983) – Penasehat
  • Marsekal Muda TNI (Purn.) Sri Mulyo Handoko, S.Ip., M.A.P. (1983) – Pengawas
  • Mayjen TNI Djoni Widjayanto Sos MM CIQnr (1986) – Pengawas
  • Susiwijono Moegiarso, SE, ME (1988) – Ketua Umum
  • Prof Ahmad Erani Yustika (1991) – Ketua
  • Sugito, S.Sos, MH (1991) – Ketua
  • Marius Gumono (1989) – Sekretaris
  • Sunyoto (1985) – Kesekretariatan
  • Erry Septianto (1989) – (Bendahara)
  • Joelianto (1988) – Hukum
  • Deny Yufron Chakim (1988) – Pengembangan Ekonomi
  • Utami Saritidar (1992) – Pendidikan

Ketua Umum PAWARGO, Susiwijono mengatakan bahwa banyak sekali diaspora-diaspora dari Ponorogo yang memegang peranan penting dalam negeri ini, mulai dari pengusaha, anggota TNI/POLRI, kalangan profesional sampai dengan pejabat-pejabat pembuat keputusan dalam pemerintahan saat ini. Sehingga apabila potensi-potensi tersebut dapat disatukan akan membawa dampak yang sangat besar bagi perkembangan Ponorogo. Pada kesempatan tersebut, PAWARGO juga melaunching aplikasi mobile berbasis Android dengan nama PAWARGO Mobile Apps. Dengan aplikasi ini, diharapkan dapat memudahkan anggota PAWARGO dalam berkomunikasi didalam komunitas, sekaligus mendapatkan informasi-informasi terbaru terkait perkembangan kabupaten Ponorogo.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M. didampingi oleh Wakil Bupati, Hj. Lisdyarita, SH, menyampaikan perkembangan-perkembangan Ponorogo saat ini dan juga program-program yang akan dicapai oleh pemerintah kabupatan, misalnya usaha untuk menjadikan REYOG agar diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO, dan rencana penghentian tambang batu gamping di kecamatan Sampung yang selanjutnya akan dibuat sebagai pusat literasi budaya dengan dibangunkannya sebuah monumen Reyog dilengkapi dengan fasilitas lainnya. Bupati juga mengakui bahwa, banyak putra-putri Ponorogo yang telah sukses dan berperan penting dalam negeri ini yang tersebar di seantero negara, yang apabila tidak dapat dimanfaatkan untuk kemajuan Ponorogo, maka ibarat ayam mati di lumbung padi. Lebih lanjut Bupati berharap, khususnya kepada PAWARGO untuk bersama-sama membangun Ponorogo sehingga menjadikannya sebagai kabupaten yang maju, baik dari sisi ekonomi, seni dan budaya, agama dan pendidikan.

Silaturahmi ini dihadiri kurang lebih 500 warga Ponorogo yang bermukim di Jabodetabek dengan pakaian khas penadon sebagai bukti kecintaan mereka terhadap budaya asli Ponorogo. Acara ini dilanjutkan keesokan harinya, Minggu 28 Nopember 2021 jam 08.00 dengan pertunjukan kesenian reyog di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah.

(aud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *